5 Penyakit yang mengancam di tahun 2012

1.    Penyakit infeksi.  Penyakit infeksi merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi ancaman, penyakit ini bisa disebabkan oleh virus, bakteri atau parasit. Terlebih di tahun 2012 diramalkan akan terjadi beberapa bencana alam yang bisa menjadi faktor risiko meningkatnya penularan penyakit infeksi seperti ISPA (Infeksi saluran pernapasan atas), diare, hepatitis A, difteri dan penyakit infeksi lainnya. Dibeberapa negara penyakit infeksi sudah tidak menjadi masalah lagi, tapi di beberapa negara terutama negara berkembang penyakit ini masih menjadi momok tersendiri. Salah satu cara pencegahan yang cukup efektif adalah pola hidup sehat termasuk mencuci tangan pakai sabun.
2.    Penyakit tidak menular . Saat ini angka kematian akibat penyakit tidak menular semakin meningkat, penyakit ini diderita dalam jangka waktu lama dan berkembang secara perlahan. Empat penyakit tidak menular yang utama adalah penyakit kardiovaskular (jantung dan stroke), kanker, penyakit pernapasan kronis (penyakit paru dan asma) serta diabetes.
3.    Penyakit tuberkulosis Tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman yang serius, karena banyaknya pasien yang mengalami resistensi atau kekebalan kuman TBC terhadap obat yang ada saat ini baik obat lini satu atau kedua. Selain itu penyebab lainnya adalah masih adanya kantong-kantong TBC yang belum terdeteksi. Salah satu cara untuk mengatasi tuberkulosis adalah mengonsumsi obat secara teratur dan dibutuhkan kepatuhan dari si pasien, karena jika ia berhenti sendiri berisiko mengalami resistensi terhadap obat yang sudah ada.
4.    HIV/AIDS HIV/AIDS masih menjadi penyakit yang mengancam karena tingginya peningkatan kasus baru, serta masih adanya orang yang menutupi kondisi tersebut sehingga tidak mendapatkan pengobatan yang tepat.
5.    Flu burung Meski kasusnya pada manusia memang berkurang, namun penyakit ini masih mengancam karena bisa bermutasi sehingga jadi lebih mudah ditularkan atau justru menjadi lebih ganas. Mutasi flu burung ini ditemukan pada strain baru yang menyebar di China dan Vietnam. Badan Pangan Dunia PBB (FAO) mendesak untuk dilakukannya pengawasan yang lebih besar terhadap kemungkinan penyebaran kembali flu burung.      

Tinggalkan Komentar: